Thursday, May 22, 2014

Prabowo trigger dizziness Related U.S. Visa

Emergence as a presidential candidate Prabowo Indonesia this week made the United States faced the possibility of awkwardness, because they have to welcome another Asian leader who denied entering the country for allegedly linked to the mass murder. 

Situations like this comes days after Washington must change attitudes and promising visas to Indian Prime Minister Narendra Modi elected, following his decisive victory in the presidential election. Modi banned from entering the United States in 2005. 

Another possible change comes after a presidential candidate Prabowo for the July 9 elections. 

Prabowo one time was the most reviled people in Indonesia, accused of kidnapping, human rights violations and an attempted coup after ex-law, the late President Suharto fell from power. 

The New York Times reported in March that in 2000, the U.S. State Department refused to grant the former general's visa to attend his son's graduation at a university in Boston, but was never called reason. 

Prabowo told Reuters in 2012 he was not given a U.S. visa for allegedly inciting riots that killed thousands of people after the fall of Suharto. He has denied all the allegations. 

According to Amnesty International, Prabowo was discharged from the military because of her role in 1998, when he became commander of Kopassus, the disappearance of political activists. 

Meanwhile, Modi refused to get a U.S. visa in 2005 based on U.S. law in 1998 prohibiting the entry of foreigners who have committed "particularly severe violations of religious freedom." 

Modi has been accused of involvement in religious unrest in his native state of Gujarat in 2002, in which more than 1,000 people, mostly Muslims, were killed. 

However, after Modi party triumphed in elections last week, U.S. President Barack Obama immediately called him to congratulate him and invite the new leader of a country that he calls a vital strategic partner for the White House. 

The U.S. State Department said Modi will get A-1 visas granted to heads of state. Modi also has denied all the allegations and was never brought to be punished in India. 

A-1 visa has diplomatic immunity and issued automatically, unless rejected Obama, who has the authority to refuse entry anyone who committed "crimes against humanity or other serious human rights violations, or have tried or conspiring to do so." 

When asked if Prabowo would be treated the same as Modi if he wins the election in Indonesia, a State Department official said that the agency does not discuss individual visa cases. 

"We can not speculate on the outcome of any visa application," he said in a written statement. 

The official added that the United States remains "committed to a close relationship with Indonesia and hope that relationship continues." 

Analysts believe Prabowo, like Modi, will be given a visa if he wins the election. 

Ernie Bower, Southeast Asia experts from research institutions in the U.S. Center for Strategic and International Studies, said that as well as the announcement of martial law in Thailand this week, the case Prabowo inviting new headache while Washington tried to strengthen relations in Southeast Asia amid China's increasingly aggressive. 

"For the United States, the most important is to focus on the mandate of the people of Indonesia. Washington should embrace and work with whoever the candidate is elected, "he said.

Wah, Rata-Rata Nilai UN 2014 Turun!



Tidak hanya tingkat kelulusan, rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) tingkat SMA/MA dan SMK/MK tahun ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu rerata nilai UN (murni) 6,35, maka tahun ini hanya mencapai 6,12.

"Untuk rata-rata nilai UN tertinggi tahun ini 9,7 dan yang terendah 1,08," ujar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dalam konferensi pers terkait hasil UN 2013, di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Senayan, Senin (19/5/2014).

Sesuai ketentuan, kelulusan peserta didik SMA/sederajat ditetapkan berdasarkan perolehan nilai akhir (NA). Mantan Rektor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (Surabaya) itu menjelaskan, NA didapat dengan menjumlahkan 60 persen nilai UN dengan 40 persen nilai ujian sekolah. 

"Peserta dinyatakan lulus UN jika nilai rata-rata NA paling rendah 5,5 dan nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4,0," imbuh Nuh. 

Selain itu, M. Nuh mengungkapkan, siswa yang tidak lulus bisa mengikuti ujian Paket C periode kedua pada Agustus mendatang. Kelulusan dari ujian Paket C ini  diperhitungkan setara dengan kelulusan UN. Bahkan, hasil ujian paket C juga bisa dipakai mendaftar Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan ujian masuk perguruan tinggi lainnya. 

"Oleh karena itu, tidak boleh putus asa, tetap semangat, nanti insya Allah Agustus masih ada ujian Paket C," ucap Mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) itu.

The Indian Army killed in India-Pakistan Border


An Indian soldier was killed and two others wounded in clashes near the border with Pakistan in Kashmir, India, Sunday (18/05/2014) night. The incident took place in Akhnoor, 350 kilometers south of the main city in Kashmir, Srinagar. 

"Military patrol was attacked by mines and small arms fire by a group of unidentified armed personnel," said Indian Defence Ministry said in a statement on Monday (19/5). 

Indian army returned fire. However, the Indian Ministry of Defense said, the attackers fled toward a military post PAKITAN. 

"The search in that area found the Pakistani-made mines and other equipment, which implies the involvement of Pakistan and terrorists from across the Line of Control," the statement said. 

The attack occurred when India finished hold elections won by the Bharatiya Janata Party (BJP). With the victory of the BJP, Narendra Modi confirmed as Prime Minister of India. 

Earlier, Modi claimed peace talks with Pakistan can not take place when the violence still occurs. 

More than 47,000 people have been killed in the Muslim insurgency in Kashmir, India, since the late 1980s. Kashmiri fighters want independence from India or join Pakistan's population is Muslim. 

New Delhi accuses Islamabad assist and train Kashmiri fighters. Pakistan denies the charge, but admitted giving moral and diplomatic support for the struggle of the Kashmiri people to determine their own destiny.

Lepra / Kusta

Sebaiknya anda tahu :
1.    Penyakit Hansen atau Penyakit Morbus Hansen yang dahulu dikenal sebagai penyakit kusta atau lepra
2.    Penyakit infeksi kronis disebabkan oleh bakteri Mycobacterium leprae, ditemukan oleh seorang ilmuwan Norwegia bernama Gerhard Henrik Armauer Hansen pada tahun 1873.
3.    Tahun 2008 ditemukan Mycobacterium lepromatosis oleh Universitas Texas yang  menyebabkan endemik sejenis kusta di Meksiko dan Karibia, yang dikenal lebih khusus dengan sebutan diffuse lepromatous leprosy.
4.    Saat ini penyakit lepra lebih disebut penyakit Hansen, bukan hanya untuk menghargai jerih payah penemunya, melainkan juga karena untuk mengurangi stigma sosial yang tak seharusnya diderita oleh pasien kusta.

Epidemiologi:

1.   Distribusi penyakit kusta dunia pada 2003.
Di seluruh dunia, dua hingga tiga juta orang diperkirakan menderita kusta. India adalah negara dengan jumlah penderita terbesar, diikuti oleh Brasil dan Myanmar.
2.    Kelompok berisiko
a)    berisiko tinggi terkena kusta adalah yang tinggal di daerah endemik dengan kondisi yang buruk seperti tempat tidur yang tidak memadai, air yang tidak bersih, asupan gizi yang buruk,
b)    Adanya penyertaan penyakit lain seperti HIV yang dapat menekan sistem imun.
c)     Pria memiliki tingkat terkena kusta dua kali lebih tinggi dari wanita.

Ciri-ciri kusta :

1.    Manifestasi klinis dari kusta sangat beragam, namun terutama mengenai kulit, saraf, dan membran mukosa
2.    Penyakit ini adalah tipe penyakit granulomatosa pada saraf tepi dan mukosa dari saluran pernapasan atas; dan lesi pada kulit adalah tanda yang bisa diamati dari luar
3.    Bila tidak ditangani, kusta dapat sangat progresif, menyebabkan kerusakan pada kulit, saraf-saraf, anggota gerak, dan mata.
4.    Tidak seperti mitos yang beredar di masyarakat, kusta tidak menyebabkan pelepasan anggota tubuh yang begitu mudah, seperti pada penyakit tzaraath.

    Kusta dapat dibedakan menjadi 3 , yaitu:
1.    Kusta tuberkuloid
ditandai dengan satu atau lebih hipopigmentasi makula kulit dan bagian yang tidak berasa (anestetik)
2.    Kusta lepromatosa
dihubungkan dengan lesi, nodul, plak kulit simetris, dermis kulit yang menipis, dan perkembangan pada mukosa hidung yang menyebabkan penyumbatan hidung (kongesti nasal) dan epistaksis (hidung berdarah) namun pendeteksian terhadap kerusakan saraf sering kali terlambat.
3.    Kusta multibasiler
dengan tingkat keparahan yang sedang, adalah tipe yang sering ditemukan.
Terdapat lesi kulit yang menyerupai kusta tuberkuloid namun jumlahnya lebih banyak dan tak beraturan; bagian yang besar dapat mengganggu seluruh tungkai, dan gangguan saraf tepi dengan kelemahan dan kehilangan rasa rangsang.
Tipe ini tidak stabil dan dapat menjadi seperti kusta lepromatosa atau kusta tuberkuloid.

Penyebab :

1.    Mycobacterium leprae adalah penyebab dari kusta.
2.    bakteri yang tahan asam M. leprae juga merupakan bakteri aerobik, gram positif, berbentuk batang, dan dikelilimgi oleh membran sel lilin yang merupakan ciri dari spesies Mycobacterium.

Pencegahan :

1.    Tes Lepromin adalah suatu injeksi intrakutan dari suspensi jaringan lepra dan digunakan untuk menetapkan apakah  seseorang memiliki daya tangkis cukup terhadap lepra bentuk – L.
2.    Hasil tes negatif berarti orang tersebut sangat peka untuk infeksi dengan bentuk tersebut.
3.    Pada tahun 1965 telah dibuktikan di Uganda, bahwa vaksinasi BCG memberikan perlindungan  yang lumayan terhadap infeksi dengan bentuk – L

Pengobatan :

1.    Sejak dahulu kala obat satu-satunya terhadap lepra adalah minyak kaulmogra, yang efektif untuk meredakan gejala-gejalanya tanpa menyembuhkan penyakit.
2.    Tahun 1950 ditemukan dapson yang mampu menghentikan pertumbuhan basil lepra, yang kemudian lama-kelamaan akan dimusnahkan oleh sistem tangkis tubuh sendiri.
3.    Kemudian ditemukan leprostatika lain antara lain thiambutosin, klofazimin dan rifampisin.
4.    WHO menganjurkan sebagai terapi pilihan pertama suatu kombinasi dari dapson dengan rifampisin atau klofazimin selama sekurang-kurangnya 6 bulan. Kemudian disusul dengan monoterapi dapson selama 5 – 7 tahun pada bentuk tuberkuloid, dan seumur hidup pada bentuk – L dan borderline.
5.    Tahun1981: Terapi multiobat bertujuan: mencegah resistensi bakteri.  Kemoterapi Kusta pada 1993 ada dua tipe terapi multiobat standar.
a)    pengobatan selama 24 bulan untuk kusta lepromatosa dengan rifampisin, klofazimin, dan dapson.
b)    pengobatan 6 bulan untuk kusta tuberkuloid dengan rifampisin dan dapson.

Efek samping :

1.    reaksi lepra yaitu suatu reaksi alergi yang diakibatkan oleh basil mati yang berjumlah besar di dalam jaringan-jaringan. Gejala-gejala berupa demam tinggi, radang dan nyeri sendi, rasa lelah dan habis tenaga, khusus pada bentuk – L terjadi benjol-benjol merah kebiruan.
2.    Semula diduga bahwa reaksi-reaksi ini merupakan efek samping khusus dari dapson, tetapi kemudian ternyata dapat juga ditimbulkan oleh leprostatika lainnya kecuali klofazimin.
3.    Untuk mengatasi gejala-gejala ini, obat lepra sering dikombinasi dengan asetosal atau sedativa, atau jika lebih hebat bisa diberikan zat supresif (penekan) seperti kortikosteroid.
4.    Obat lepra tidak boleh dihentikan atau dikurangi dosisnya berhubungan meningkatnya bahaya resistensi.

Spesialite antilepra :

No
Generik dan Latin
Dagang
Pabrik
1
Diamino Difenil Sulfon (DDS)
Dapson
Indofarma
2
Clofazimine
Lamprene
Novartis



Tuesday, May 20, 2014

UN 2014 : Siswa SMAN 3 Solo Raih Peringkat 10 Besar

Siswa SMAN 3 Solo, Naruti Afifah, masuk dalam daftar 10 besar nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi nasional untuk bidang IPS. Naruti menduduki peringkat ke-10 nasional dengan nilai 54,95.
Saat dihubungi melalui nomor ponselnya, Naruti mengaku telah mengetahui informasi tersebut. Naruti mengatakan dirinya mengetahui kabar tersebut justru dari teman-temannya. “Iya, dari teman-teman. Ya karena penasaran saya lalu mencari informasi tersebut di internet,” ujar dia, Senin (19/5/2014).

Mengetahui hasil tersebut Naruti pun mengaku bahagia. Namun siswi kelas XII IPS 3 SMAN 3 Solo tersebut masih penasaran dengan rincian nilainya. “Ya kalau yang beredar saat ini kan masih nilai totalnya. Jadi masih penasaran juga rincian nilainya seperti apa,” papar warga RT 001/RW 033 Kadipiro, Banjasari, Solo, itu.

Naruti menceritakan dirinya memang sangat menyukai bidang IPS khususnya untuk mata pelajaran Akuntansi dan Ekonomi. “Kalau mata pelajaran IPS yang lain kan lebih pada hafalan. Tapi kalau dua mata pelajaran itu masih menggunakan nalar. Saya suka pelajaran yang menggunakan nalar,” ungkap dia.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora), Etty Retnowati, mengatakan tahun ini angka ketidaklulusan di Solo tidak besar. “Ya ada yang tidak lulus, tapi tidak banyak,” terang dia. Di tingkat SMA terdapat 10 siswa yang tidak lulus, sedangkan untuk SMK terdapat tujuh siswa yang tidak lulus.

Kepala Bidang Pendidikan Menegah Disdikpora Solo, Unggul Sudarmo, mengatakan setelah daftar kolektif nilai UN SMA tiba di Solo, Senin, hari itu pula akan didistribusikan ke sekolah. “Nanti malam [Senin, 19/5/2014] pukul 19.00 dibagi [ke masing-masing sekolah]. Selanjutnya sekolah akan lembur untuk menghitung,” jelas dia.
Menurutnya, untuk kelulusan siswa ditentukan oleh sekolah dengan melihat tiga poin penting. Yaitu akhlak atautingkah laku siswa, lulus Ujian Sekolah (US) dan lulus UN. “Baru pada pagi harinya [Selasa, 20/5/2014] setelah upacara Hari Kebangkitan Nasional, sekolah menggelar pleno untuk menentukan kelulusan,” jelas dia.
Dikatakan Unggul, pada proses pengumuman, tetap diupayakan untuk menjauhkan aksi corat-coret dan konvoi. “Pengumuman akan dilakukan serentak pukul 16.00. Nantinya yang mengambil harus orang tua atau wali murid,” lanjut dia.

PENGUMUMAN UN SMA

 Inilah 2 Siswa Peraih Nilai Tertinggi

JAKARTA–Pengumuman hasil UN tingkat SMA 2014 akan dilakukan 20 Mei. Peraih nilai tertinggi adalah Ryan Aditya Moniaga dengan nilai 58,05 dan Nur Afifah Widyaningrum dengan nilai 55,05
Akun Twitter Kemdikbud, @Kemdikbud_RI, dalam kicauan tentang pengumuman hasil UN SMA 2014 menyebutkan Ryan Aditya Moniaga adalah murid SMA Kanisius Jakarta meraih niai tertinggi dari jurusan IPA dengan nilai 58,05, sedangkan Nur Afifah Widyaningrum dari SMAN 1 Yogyakarta meraih nilai tertinggi jurusan IPS, 55,05.
Selamat kpd peraih nilai UN tertinggi:Ryan Aditya Moniaga,SMA Kanisius,DKI Jkt IPA 58,05; Nur Afifah Widyaningrum SMAN 1 Yogya IPS 55,05
Pengumuman hasil UN tingkat SMA 2014 akan diumumkan 20 Mei 2014. Sebanyak 7.811 siswa SMA dinyatakan tidak lulus.
Pengumuman hasil UN SMA 2014 secara nasional di mana 7.811 siswa SMA tidak lulus dikicaukan akun Twitter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan @Kemdikbud_RI Senin 19 Mei 2014 mengutip penjelasan Mendikbud M. Nuh dalam jumpa pers.
Berikut twit @Kemdikbud_RI tentang pengumuman hasil Ujian Nasional tingkat SMA 2014:
Mendikbud @mohammad_nuh_ berikan keterangan pers ttg kelulusan #UjianNasional SMA sederajat 2014
Peserta UN SMA/MA 2014 1.632.757,yg lulus 1.624.946 (99,52%) turun 0,01% dibanding thn lalu 99,53%.yg tidak lulus 7.811 (0,48%)
Peserta UN SMK 2014 1.171.907, yg lulus 1.170.748 (99,9%), yg tidak lulus 1.159 (0,1%)
Pengumuman hasil UN tingkat SMA 2014 tetap dilakukanpada tanggal 20 Mei 2014. Tidak ada penundaan ataupun dimajukan.
Kepastian tentang pengumuman hasil ujian nasional tingkat sekolah menangah atas sederajat (UN SMA) 2014 tetap pada 20 Mei dilansir oleh laman resmi Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemdikbud), www.kemdikbud.go.id.
Berikut maklumat yang dipajang www.kemdikbud.go.id tentang pengumuman hasil UN SMA 2014 pada 20 Mei
Berdasarkan peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Nomor 0022/P/BSNP/XI/2013 tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional SMP/MTs, SMP-LB, SMA/MA, SMA-LB, SMK/MA-Kejuruan, Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2013/2014, Pengumuman Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/MA, SMA-LB, SMK/MA-Kejuruan, Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2013/2014 dilaksanakan pada 20 Mei 2014. Tidak ada perubahan jadwal, baik dimajukan maupun dimundurkan.”

World Cup Brazil Coloured Protests and Violence


SAO PAULO - Ahead of the event the World Cup ( World Cup ) in Brazil in 2014 , violent protests broke out in the country . The protest carried out by groups in Brazil are considered agenda that football does not bring benefits to their country .

Thursday ( 05/16/2014 ), the protests occurred simultaneously in 18 cities in Brazil . His biggest and most violent place in Sao Paulo when police fired tear gas and retaliated by throwing a rock mass . The glass of the car dealership and the local bank office hit by thrown stone broke .



Although thousands of people took part in the action, the amount of mass remains at this time when large-scale action in Sao Paulo when the Confederations Cup last year . At that time , the number of demonstrators reached tens of thousands of people thronged the streets of the city .

A total of 4,000 people walking in Sao Paulo Arena Stadium which is the venue for the opening match of the upcoming June 12, 2014 . They accused the local government wasting trillions of dollars to build a new stadium , but just a little to subsidize the poor house . "The World Cup did not make anything to help us , " said Diana , a salon workers are waiting for disbursement of subsidy houses for a decade as quoted by CNN . " So we use the stadium as a tool to make our voices heard . "

For the people of Brazil , the agenda of the 2014 World Cup used to attract the attention of the world community about their problems . In anticipation of the action, Brazilian troops deployed to control crime in Recife , one of the cities hosting the matches . In Sao Paulo , more than 5,000 teachers took to the streets demanding higher wages .



On Friday ( 16/05/2014 ) night , the World Cup anti banner stretched across several cities . In Sao Paulo , activists carried banners reading " FIFA go home " and " A World Cup without the people means we're back on the street again !